Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Nasib Pelaksanaan Haji Tahun 2021 Belum Bisa Diketahui

 Kementerian Haji dan Agama mengatakan nasib ibadah haji yang akan datang masih belum diketahui karena hingga kini Arab Saudi belum mengumumkannya.

Tahun lalu, akibat wabah korona di dunia, pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi sangat dibatasi  dan hanya beberapa ribu orang Saudi dan ekspatriat yang diizinkan menunaikan ibadah haji.

Fazal Mohammad Hussaini, juru bicara Kementerian Haji dan Agama Afghanistan mengatakan, pemerintah Saudi akan mengirim delegasi dari negara-negara Islam ke Arab Saudi setiap tahun untuk membahas haji dan masalah lainnya.

Dia mengatakan delegasi akan menandatangani kontrak dengan perusahaan swasta di Arab Saudi untuk transportasi, akomodasi, dan katering jamaah.

Menurut Husseini, negara-negara yang pengirim jamaah haji hingga kini ada kontrak yang dibuat dengan Afghanistan atau negara Islam lainnya oleh pemerintah Saudi dan mereka juga belum membuat keputusan akhir.

Juru bicara itu menambahkan: "Melihat kembali ke beberapa tahun terakhir, prosesnya seharusnya dimulai sebelum Ramadhan, tetapi sejauh ini tidak ada yang dilakukan dalam hal ini."

Ia mengatakan, ada kekhawatiran ibadah haji tidak akan digelar lagi tahun ini atau dibatasi.

Dia mengatakan meskipun waktunya singkat, Arab Saudi dapat membuat keputusan terkait hal ini dan Kementerian Haji dan Agama Afghanistan siap untuk melakukan tugasnya secepat mungkin.

Ahmad Javed Mujaddedi, duta besar Afghanistan untuk Arab Saudi, mengatakan pemerintah belum membuat keputusan akhir terkait pelaksanaan haji tahun ini.

Ia menambahkan, gelombang kedua korona di Arab Saudi sudah terkendali dan hanya 10 hingga 20 orang dalam sehari yang terinfeksi, namun dalam dua pekan terakhir jumlah penderita corona kembali mencapai ratusan setiap harinya.

"Saya menghubungi menteri haji Saudi beberapa hari lalu dan dia mengatakan mereka menunggu keputusan dari kementerian kesehatan," kata Mujaddidi seperti dilansir Pajhwok Afghan News (pajhwok.com), Kamis 1 April 2021.

Duta Besar Afghanistan mengatakan pihaknya menghubungi para pejabat Saudi dan akan memberi tahu negara itu tentang setiap keputusan baru. (pajhwok|azka)