Saudi Terus Tekan Penyebaran Covid-19 Untuk Amankan Kota Suci Makkah

foto spa/arabnews

Pemerintah Saudi terus berupaya menekan penyebaran Covid-19 (virus corona),  terutama di daerah-daerah padat penduduk. Karena ditengarai daerah padat penduduk termasuk kamp-kamp kerja  telah mempercepat penyebaran covid-19.

Secara total jumlah kasus virus corona yang dilaporkan di Makkah mencapai 1.050 pada Senin (13/4), sementara di Riyadh 1.422 kasus. Banyaknya imigran tidak berdokumen di Makkah dan perumahan sempit para pekerja migran membuatnya mempersulit dalam menekan pesebaran wabah virus.

Pada akhir Maret, menurut sebuah dokumen, setelah lima karyawan yang berbasis di Makkah dari Saudi Binladin Group dites positif, pihak berwenang berlakukan ‘lockdown’ untuk 8.000 buruh dan menangguhkan pekerjaan pada perluasan masjid agung. Beberapa pekerja  di karantina hotel.

Bagi Arab Saudi, melindungi Makkah dari pandemi virus corona seperti yang melanda negara-negara seperti Italia dan Amerika Serikat sangatlah penting.

Hal ini karena begitu pentingnya keberadaan Makkah  bagi umat Islam di dunia,  dan juga sebagai kota  dimana agama Islam lahir.

Jutaan peziarah Muslim mengunjungi kota suci Mekah setiap tahun.

Menteri Kesehatan, Tawfiq Al-Rabiah, mengakui masalah tersebut dalam pidato yang disiarkan televisi pada Senin. Dia mengatakan komite pemerintah telah dibentuk untuk menangani pencegahan penyebaran virus corona di wilayah padat penduduk.

Pemerintah juga telah menjanjikan pengobatan virus corona secara gratis untuk warga asing, termasuk imigran gelap. (azka).

 

2 thoughts on “Saudi Terus Tekan Penyebaran Covid-19 Untuk Amankan Kota Suci Makkah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.