Skip to main content

Bermodal Dengkul, Umar Sukses Makmurkan Peternak Desa

BRNews.id - Sebaik-baik manusia adalah yang berilmu dan bermanfaat bagi orang lain. Kutipan bijak ini menjadi pegangan bagi Ahmad Umar (54). Umar merupakan Kepala Desa Sidomulyo, Kecamatan Wanaraya yang juga menjadi ketua kelompok ternak Sumber Mekar di Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan,  selalu bekerja memberikan yang terbaik bagi masyarakat sekitar.


Umar sudah 18 tahun ini menjadi peternak sapi. Ia tergolong sukses menjalankan bisnis penggemukan dan pembibitan sapi, khususnya sapi Bali.

Ahmad Umar (54), Kepala Desa Sidomulyo, Kecamatan Wanaraya, Barito Kuala, Kalsel. (Foto Antara/Nurul Aulia Badar)
Pria asal Lamongan, Jawa Timur, yang hijrah ke Kalimantan sejak tahun 1980 itu mengaku bersyukur, hanya "bermodal dengkul" ia sekarang bisa membantu orang lain.

Meski saat datang ke Tanah Banua ini ia baru berusia sekitar 18 tahun dan hanya sempat lulus SMP, namun dengan keinginan kuat untuk terus maju, akhirnya Umar diangkat menjadi PNS pada tahun 2007 setelah ia lulus paket C dan menjabat sebagai Sekretaris Desa.

"Saya berkeyakinan, kalau orang lain bisa saya juga pasti bisa," tegas dia seperti dilansir kantor berita Antara.

Menurut Umar, sudah 15 tahun terakhir ini warga desa tidak lagi menanam padi karena tingkat keasaman tanah yang tinggi. Mayoritas warga, selain bekerja di kebun, kemudian juga menjadi peternak.

"Kami menggunakan sistem bagi hasil 60:40. Setelah modal awal pembelian bakalan sapi dikembalikan ke pemilik modal, hasil bersih penjualan dibagi dengan porsi 40 persen untuk pemilik modal, 10 persen buat kami sebagai ketua kelompok yang bertanggung jawab untuk obat dan lain-lain," kata Umar.

Ia meyakinkan bahwa investasi di bidang penggemukan sapi lebih menjanjikan dibandingkan hanya menyimpan uang di bank. "Pemilik modal, dalam waktu enam bulan bisa memperoleh pendapatan bersih rata-rata Rp2 juta per ekor.

Saat ini ada sekitar 50 peternak yang menjadi binaannya, dengan rata-rata peternak merawat lima ekor sapi. Di kandang Umar sendiri, ada 17 ekor sapi, tiga diantaranya betina yang tengah bunting.

Untuk memenuhi kebutuhan pakan berupa rumput, ia mengupah tiga orang pekerja dengan bayaran bersih sekitar dua juta per bulan.

Kepala Desa Sidomulyo yang terpilih pada 2017 itu menjelaskan alasan pemilihan sapi Bali untuk dikembangkan di daerah itu.

"Di sini semua sapi Bali, karena ada program pemurnian sapi Bali," katanya.

Alasan lainnya, sapi Bali lebih mudah perawatannya, mudah berdapatasi dengan lingkungan, daging lebih banyak dan harga terjangkau.

"Sapi Bali rumput apa saja mau, yang agak keringpun mau. Dia tahan nyamuk, tidak rewel perawatannya, mudah beradaptasi dengan lingkungan, harga terjangkau, tulang kecil tapi daging banyak," katanya.

Ia juga mengaku tidak memberi ampas tahu ataupun limbah sawit untuk sapi-sapinya. "Sapinya lebih suka makan rumput." Begitu dia beralasan, meskipun ia mengakui bahwa limbah sawit bagus untuk penggemukan sapi.

Kelompok ternak binaan Umar pernah dinyatakan sebagai peternak berhasil dan mendapatkan bantuan alat angkut dari pemerintah. Ia juga mengaku, kehidupan petani peternak di desanya saat ini semakin membaik.

"Dulu kandang ini penuh," kata Umar.

Namun karena musim kering berkepanjangan, ia kewalahan untuk mendapatkan rumput segar sehingga kemudian membagi-bagikan sapi di kandangnya untuk dirawat peternak lain, agar pasokan makanan bagi ternaknya lebih terjamin.

Umar mengaku terbuka menerima pihak manapun yang ingin berinvestasi dalam penggemukan sapi dengan skema bagi hasil 60:40 seperti yang sudah dijalankan saat ini. Ia menyarankan agar bakalan sapi dibeli sekitar bulan Rajab sehingga siap dipotong pada saat Hari Raya Idul Adha.

Ternak sapi dan kambing pada saat Hari Raya Idul Adha biasanya dijual dengan harga cukup tinggi karena tingginya permintaan.

"Bagi saya yang penting adalah kepercayaan, karena itu adalah modal paling mahal," kata Umar.(ant/ulul).
Dengan modal awal dua ekor sapi pada tahun 2001, Umar kemudian berhasil mengembangkan usahanya, bahkan membantu warga desa lain yang pada umumnya adalah petani peternak untuk memperoleh tambahan pemasukan dari beternak sapi.

Comments

ARTIKEL POPULER

Tugas Pokok dan Fungsi Penyuluh Agama Islam

BRNews - Kementerian Agama Kabupaten Pati melalui Seksi Bimas Islam melaksanakan pembinaan kepada Penyuluh Agama Islam non PNS tahun 2017 di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati, Senin kemarin (24/7/2017).

Rumah Zakat Inisiasi Program Sedekah Jelantah untuk Pemberdayaan Lansia



Rumah Zakat menginisiasi Program Sedekah Jelantah untuk digunakan sebagai pemberdayaan kesehatan lansia di RW 19 Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok. Setiap bulanya, para lansia mengumpulkan jelantah yang akan disedekahkan dan ditukar dengan pelayanan kesehatan.

Jelantah yang dikumpulkan nantinya akan dijual ke bank jelantah untuk dijadikan biodiesel. Hasil dari penjualan tersebut akan dikumpulkan menjadi kas dan digunakan kembali untuk kegiatan sosial di wilayah RW 19.
“Dengan menyetorkan minyak jelantah, penggunaan minyak bekas pakai tersebut menjadi berkurang. Selain itu juga pencemaran lingkungan yang ditimbulkan dari jelantah akan semakin berkurang,” ujar Relawan Rumah Zakat, Senin (2/12) dilansir website Prov. Jabar.

Program Sedekah Jelantah membantu para Kader Posyandu untuk melakukan pengecekan kesehatan. Dengan adanya program tersebut, tingkat kedatangan lansia ke posyandu pun semakin meningkat.

Selain itu, Rumah Zakat juga menyediakan Kartu Lansia Sehat. Hal t…

Kelurahan Bengkalis Kota Dinobatkan Sebagai Model Kelurahan Sadar Kerukunan



Kelurahan Bengkalis Kota dinobatkan sebagai model Kelurahan sadar kerukunan Kabupaten Bengkalis Tahun 2019.

Peresmian tersebut dilakukan oleh Bupati Bengkalis di Wakili Asisten Administrasi Umum H Tengku Zainuddin pada Selasa lalu (3/12/19) dan ditandai penyerahan SK Penetapannya dari Kepala Kantor Wilayah kementerian Agama Provinsi Riau Dr. H. Mahyudin, MA Kepada Lurah Bengkalis Kota bertempat di Gedung Daerah Datuk Laksamana Raja di Laut Bengkalis.

Bupati Bengkalis dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum mengatakan Program desa sadar kerukunan hadir sebagai bentuk realisasi cita-cita semua pihak yang menginginkan kehidupan antara sesama umat beragama tetap rukun, menjaga nilai persatuan dan kesatuan bangsa, potret pemahaman masyarakat dalam komitmen bernegara, yang tidak hanya bersifat simbolik tetapi juga bersifat substansial.
Sementara itu Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bengkalis H. M. Nurnawawi ketika di konfirmasi tim Inmas Kanwil …

Ulama Afganistan Belajar Islam Indonesia, Pemuda Kita Belajar Perang ke Sana

Sejumlah Ulama Afganistan pernah datang ke Indonesia untuk belajar bagaimana negeri multi etnis ini menjaga kerukunan antar umat beragama. Maklum, Afganistan telah dilanda konflik horizontal yang berkepanjangan. Padahal, penduduk mereka relatif homogen,  tidak semajemuk Indonesia. Sementara itu, sebagian pemuda Indonesia justru belajar perang ke Afganistan. "Aneh, ada pemuda kita,  anak muda Indonesia ke Afganistan untuk belajar perang, lalu pulang ke Indonesia dan malah ngajarin indonesia perang," terang Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saadi saat bersilaturahim dengan MUI dan ASN Kanwil Kemenag Maluku di Ambon, Senin (25/11). Hadir, Kakanwil Kemenag Prov Maluku, Rektor IAIN Ambon, Rektor IAKN Ambon, Ketua MUI Provinsi Maluku, Ketua MUI Kota Ambon, ASN Kanwil Kemenag Maluku. Menurut Wamenag, fenomena ini harus diwaspadai. Apalagi, Indonesia tengah giat memasarkan pola keberagamaan yang moderat (wasathiyah) kepada dunia internasional agar benar-benar menjadi referensi b…

Beri Rekomendasi Perpanjangan Izin, Menag: FPI Beda dengan HTI



Menteri Agama Fachrul Razi menegaskan, pihaknya telah memeriksa dan memverifikasi ormas Front Pembela Islam (FPI) sebelum memberikan rekomendasi perpanjangan izin. Hasil verifikasi yang dilakukan menunjukkan bahwa FPI siap setia terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal ini lah yang membuat Kementerian Agama dapat memberikan rekomendasi perpanjangan izin tersebut.

Hal ini disampaikan Fachrul, menjawab pertanyaan media tentang perbedaan perlakuan pemerintah terhadap FPI dibandingkan dengan ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), usai Rapat  Kerja bersama Komisi VIII DPR, di Jakarta, Kamis (28/11/2019).
“Kami sudah tanya ya. Mengapa masih menyebut (khilafah). Kemudian mereka menjelaskan, penjelasannya yang dimaksud lain dengan yang disampaikan HTI. Kemudian kami baca, ternyata setelah kami baca ya betul memang berbeda. Kemudian ok, kami beri (rekomendasi),” kata Fachrul dikutip situs resmi Kemenag RI.

Fachrul pun menegaskan tidak akan mencabut rekomendasi yang telah …

180 Mahasiswa Ikuti Bimbingan Perkawinan yang Digelar Kemenag Cianjur



Setelah sukses menyelenggarakan Bimbingan Perkawinan bagi Calon Pengantin sampai dengan 50 angkatan, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cianjur melalui Seksi Bimas Islam kini menggelar kegiatan Bimbingan Perkawinan Pra Nikah Remaja Usia Nikah, yang dilaksanakan selama tiga hari mulai 19-21 November 2019 di Hotel Delaga Biru, Pacet Cianjur.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 180 orang mahasiswa yang terbagi ke dalam tiga angkatan. Angkatan pertama terdiri dari 60 orang mahasiswa asal Universitas Putra Indonesia dan Akademi Keperawatan Cianjur. Angkatan kedua terdiri dari 60 orang mahasiswa asal Akademi Kebidanan, STIEMB Cabang Cianjur, dan STISNU Cianjur. Sedangkan angkatan ketiga terdiri dari 60 orang mahasiswa asal Universitas Suryakancana dan STAIS Al-Azhari Cianjur.

Kasi Bimas Islam Kemenag Cianjur, Asep Khaerul Mu'min dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata peran pemerintah untuk mewujudkan ketahanan keluarga, yang pada akhirnya berpengaruh kepada ke…

Reuni 212, Menag: Silakan Saja, Tapi Jaga Ketertiban


Menteri Agama Fachrul Razi menyatakan dirinya mempersilakan kelompok massa menggelar Reuni 212. Pernyataan ini disampaikan Menag kepada media, menanggapi rencana adanya aksi massa Reuni 212 yang akan berlangsung di Monas, 2 Desember mendatang.
“Kan sudah ditegaskan, bahwa itu hak semua orang. Silakan saja. Dia mengajukan, Polisi mengizinkan, silakan saja,” ujar Menag Fachrul, Kamis (28/11) dikutip situs Kemenag.
Namun, Menag yang ditemui usai melaksanakan Rapat Kerja Pendahuluan Penetapan BPIH 1441H/2020M, di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta mengingatkan agar peserta aksi diminta untuk selalu menjaga ketertiban serta menjaga hak pihak lain.
“Kita pesannya, supaya jaga ketertiban. Semua punya hak, termasuk rakyat yang lain punya hak untuk tidak terganggu,” pesan Menag.
Sebelumnya, hal senada juga disampaikan Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid. "Reuni 212 hukumnya mubah atau boleh-boleh saja, tidak ada anjuran juga tidak ada larangan. Dilaksanakan tidak apa-…

PBNU Sepakat Amandemen Terbatas UUD NRI 1945



Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menilai pemikiran dan sumbangsih kyai serta alim ulama dalam kehidupan kebangsaan kerap kali selalu lebih maju dibanding kalangan lainnya. Bisa dilihat dari hasil Musyawarah Nasional Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Pesantren Kempek, Cirebon, Jawa Barat, 15-17 September 2012 lalu yang merekomendasikan Indonesia kembali ke sistem perwakilan dalam pemilihan pemimpin nasional dan daerah. Rekomendasi tersebut menyebutkan Presiden-Wakil Presiden dipilih oleh MPR RI, Gubernur-Wakil Gubernur melalui DPRD Provinsi, Bupati-Wakil Bupati melalui DPRD Kabupaten, dan Walikota-Wakil Walikota melalui DPRD Kota.

"Disaat kini masyarakat mulai ramai membicarakan amandeman UUD NRI 1945, dengan berbagai saran dan masukannya, PBNU justru sejak tahun 2012 sudah bersuara. Sila ke-4 Pancasila yang berbunyi 'Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan' menjadi fokus utama mengembalikan pemilihan secara tidak langsung. …

Ketum dan Kyai PBNU Doakan Bamsoet Jadi Ketum Partai Golkar



Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Said Aqil Sirodj beserta jajaran kyai PBNU mendoakan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo untuk menjadi Ketua Umum Partai Golkar 2019-2024. Sekaligus mendoakan agar penyelenggaraan Musyawarah Nasional Partai Golkar pada 3-6 Desember 2019 di Jakarta berjalan lancar.

"Doa KH. Said Aqil Sirodj serta para kyai lainnya menjadi tambahan amanah yang harus saya jaga. Khususnya, dalam membawa Partai Golkar menjadi rumah yang nyaman bukan hanya bagi kalangan nasionalis dan keluarga besar purnawirawan TNI/Polri, melainkan juga bagi kalangan Nahdliyin dan berbagai kelompok masyarakat lainnya," ujar Bamsoet usai bertemu KH Said Aqil Sirodj dan jajaran pengurus PBNU, di Kantor PBNU, Jakarta, Rabu (27/11/19).
Kandidat Ketua Umum Partai Golkar 2019-2024 ini menilai, doa kyai sangat penting. Sehingga bisa membawa berkah dalam setiap langkah perjuangan. Sekaligus sebagai pagar penjaga agar tak salah jalan, apalagi tersesat dalam mengimplementasi…

Kemenag Kucurkan Dana Pembangunan Sekolah Tapal Batas Indonesia-Malaysia

BRNews - Madrasah Ibtidaiyah Darul Furqon  lebih dikenal dengan nama Sekolah Tapal Batas karena berada di perbatasan  Indonesia dan Malaysia ini kembali mendapat kucuran  dana ratusan juta untuk pembangunan Ruang Kelas Baru.